+ -
Blog sederhana ini adalah sarana memperkenalkan jasa pembuatan patung, serta jualan produk yang kami miliki, juga saluran ide dan uneg2 kami seputar pembuatan patung, relief dan action figure. Happy reading...

28 April 2013

Membuat produk Resin Bening

Membuat resin bening
Membuat handle tas resin bening

Cara Membuat produk Resin Bening sedikit berbeda dengan cara membuat resin talk/fiber dan resin batu. Sesuai namanya, produk resin yang dihasilkan memiliki sifat bening, transparan, tembus pandang, mengkilap dan seperti kaca. Beberapa contoh produk menggunakan bahan resin bening adalah piala, plakat, souvenir perusahaan dan gantungan kunci. Namun, dalam artikel ini kita menggunakan contoh pembuatan handle tas.

Dalam proses pembuatan produk resin bening ini, kita tidak menggunakan material isian namun lebih banyak menerapkan proses pewarnaan resin dan tahapan amplas dan poles (slab/buffing).

Contoh produk yang akan kita buat adalah handle tas resin warna hijau kekuningan dengan corak hijau tua dengan ukuran tebal 8mm dan diameter 17,5 cm (seperti foto contoh di bawah)
Handle tas dari resin bening
Handle tas dari resin bening yang cara pembuatannya kita tampilkan disini

Bahan dan Alat Yang Digunakan:
1. Cetakan, gunakan cetakan silikon.
2. Resin Bening.
3. Katalis
4. Pigmen Warna
5. Amplas
6. Kain Slab (buffing whell)
7. Amplas ukuran 240, 450, 600 dan 1000
8. Batu Hijau (compound polishing)
9. Wadah adonan resin
10. Alat Pengaduk
11. Mesin Slab, untuk memoles dan mengamplas.
12. Minyak tanah/Bensin, untuk melarutkan batu hijau.
13. Lem Kuning, digunakan untuk memasang amplas pada mesin.

Langkah dan Tahapan:
1. Persiapan Cetakan. Karena kita akan membuat resin yang transparan maka pastikan permukaan cetakan betul-betul bersih supaya tidak terlalu banyak pekerjaan amplas yang dilakukan nantinya. Juga, saat pertama kali membuat cetakan, model yang digunakan harus sudah halus permukaannya.

2. Buat adonan resin yang akan kita gunakan untuk mengecor atau kita isikan ke dalam cetakan. Cara dan langkah membuat adonan resin sudah kita bahas pada artikel terdahulu. Kali ini, karena produk yang kita buat berbeda, cara yang digunakan juga sedikit berbeda.

3. Membuat warna pada resin. Dalam kasus kali ini ada dua tahap pemberian warna.

- Yang pertama adalah membuat warna adonan resin (terlihat dalam foto adalah hijau-kekuningan).
Tuangkan resin pada wadah kemudian tambahkan sedikit pigmen warna hijua. Terkadang menemukan warna adonan resin seperti yang diinginkan tidaklah mudah, diperlukan beberapa kali percobaan sampai menemukan warna yang pas. Untuk keperluan efisiensi, sebaiknya lakukan dulu percobaan menggunakan wadah yang lebih kecil dengan jumlah resin sedikit, supaya tidak banyak yang terbuang.

4. Pemberian katalis. Berbeda dengan pemakaian katalis pada pembuatan produk resin talk dan resin batu, dalam proses pembuatan resin bening, pemakaian katalis harus lebih mendapat perhatian. Karena handle tas yang akan kita buat hanya memiliki ketebalan 8 mm dan hasil akhirnya transparan maka jumlah katalis yang digunakan harus dikurangi. Ada dua alasan yang mendasari:

- Menghindari Gelembung Udara (air bubble). Mengurangi jumlah katalis akan menambah lama waktu pengeringan. Hal ini akan memberi kesempatan oksigen (udara) yang terperangkap saat kita menuang adonan pada cetakan bisa keluar semua sehingga tidak ada yang terperangkap menjadi bulatan-bulatan berongga pada produk resin yang sudah terlanjur kering atau keras.

- Menghindari Produk Resin meliuk (tidak rata). Karena hasil akhir produk berukuran tipis maka proses pengeringannya harus pelan. Terlalu cepat kering akan membuat resin meliuk.

Catatan: Cara yang lebih standar untuk menghindari kedua hal tersebut adalah dengan menggunakan alat penyedot udara (vakum).

5. Pemberian Corak Warna. Setelah adonan resin berwarna hijau-kekuningan siap, lalu tuangkan kedalam cetakan. Tambahkan sedikit pigmen hijau pekat pada titik yang dikehendaki. Buat gerakan sedikit untuk memberi kesan mengalir yang artistik. Tunggu sampai kering.

6. Keluarkan produk resin bening yang sudah kering dari cetakan dan rendam dalam air detergen selama beberapa jam (semalam).

7. Proses Amplas. Lakukan tiga sampai empat tahap pengamplasan basah, dimulai dari amplas ukuran 240 sampai dengan yang paling halus. Untuk dua tahap awal pengamplasan, gunakan mesin supaya prosesnya cepat. Pada tahapan ini, gunakan juga  mesin pengamplas untuk membuat lekukan, membentuk tepian, menghilangkan ketajaman sudut, dsb. Untuk tahap akhir, gunakan
proses amplas menggunakan tangan sambil melakukan pengecekan visual terhadap hasil proses pengamplasan sebelumnya.

8. Proses Slab (Buffing/Polishing). Proses ini digunakan untuk menghaluskan dan mengkilapkan permukaan resin. Gunakan mesin slab yang sudah dipasangi kain slab (buffing wheel). Supaya murah, gunakan kain slab dari bahan denim (jeans) atau kain perca.

Bahan yang digunakan untuk membuat permukaan resin mengkilap adalah batu hijau. Ada dua cara menggunakannya; olesi permukaan resin dengan batu hijau yang sudah direndam minyak tanah/bensin atau bubuhkan batu hijau pada buffing wheel. Nyalakan mesin dan lakukan pemolesan dengan cara tempelkan resin pada buffing whell. Lakukan tahap ini sampai permukaan benar-benar halus.

9. Sampai disini seluruh proses selesai. Untuk lebih memahami, silahkan lihat foto proses dan tahapan membuat resin bening berikut:

cetakan Silikon rubber untuk membuat handle tas dari resin bening
Cetakan Silikon rubber untuk membuat handle tas dari resin bening
Bahan dan alat yang digunakan membuat produk resin bening
Bahan dan alat yang digunakan membuat produk resin bening
Mesin slab untuk mengkilapkan resin
Mesin slab untuk mengkilapkan resin 
Rendam resin dalam air deterjen
Rendam resin dalam air deterjen untuk menghilangkan lendir resin sisa pencetakan 
amplas dan mengkilapkan resin bening
Amplas dengan tangan sambil mengecek  kehalusan permukaan

Handle tas resin bening setelah dislab_buffing
Handle tas resin bening setelah dislab/buffing
Tas menggunakan handle resin bening yang kita buat
Tas menggunakan handle resin bening yang kita buat

5 Pembuat Patung, Relief, Action Figure : April 2013 Membuat handle tas resin bening Cara Membuat produk Resin Bening  sedikit berbeda dengan cara...

22 April 2013

Cara Membuat Patung Fiber Resin

cara membuat patung fiber resin
Contoh-contoh produk fiberglass resin dan cara pembuatannya 
Cara membuat patung fiber resin pada dasarnya menggunakan cara dan langkah yang sama dengan yang digunakan pada proses pembuatan produk-produk berbahan resin dan fiber glass lainnya. Jadi tehnik yang akan disajikan disini juga bisa dipakai sebagai tahapan dalam proses pembuatan relief, plakat, souvenir, replika, produk kerajinan, modifikasi aksesoris motor dan mobil, produk rumah tangga, produk bangunan, kapal dan masih banyak lagi.

Resin yang memiliki bentuk cairan kental menjadi sangat fleksibel untuk digunakan sebagai bahan dasar produk dengan bentuk akhir sesuai keinginan pembuat, tentu saja dengan bantuan cetakan atau molding yang dipersiapkan terlebih dulu.

Sebelumnya saya ingin menggarisbawahi mengenai istilah yang menurut saya agak rancu berkaitan dengan penamaan atau menyebut produk yang dihasilkan. Sering kita mendengar istilah produk fiber, dilain kesempatan ada yang menyebut produk resin. Mana yang benar? Dari urain yang akan saya sampaikan mengenai cara membuat produk fiber resin ini anda akan bisa menyimpulkan sendiri.

Kita mulai dengan bahan yang digunakan:

1. Resin. Resin adalah bahan kimia berbentuk cairan yang menjadi material utama. Resin memiliki jenis yang bermacam-macam. Nggak usah terlalu rumit dengan sebutan kimia dagang atau penomoran jenis produk, secara mudah kita menyebut pembagian ini dengan resin bening, resin butek (keruh), resin anti gores dan lain-lain. Secara singkat, resin bening untuk menyebut resin yang berbentuk sangat jernih dan biasa untuk membuat produk yang hasil akhirnya seperti kaca atau acrylik. Misalnya produk plakat souvenir, gantungan kunci, piala, dll. Resin butek (keruh), sesuai namanya memiliki tampilan agak sedikit berwarna seperti pink, hijau muda, dsb. Resin anti gores untuk menyebut resin yang setelah kering memiliki kekerasan lebih sehingga tidak mudah tergores, dsb. Anda tinggal ke toko penjual, sebutkan resin yang anda butuhkan untuk keperluan apa, mereka akan memilihkannya untuk Anda.

2. Katalis. Katalis adalah cairan kimia yang berfungsi sebagai agen untuk membuat resin berreaksi. Dalam hal ini resin menjadi keras.

3. Material Isian. Ini berkaitan dengan produk hasil yang ingin dihasilkan. Ketika ingin membuat produk batu maka serbuk batu yang anda butuhkan, ketika ingin membuat produk seperti kaca maka material isian tidak diperlukan. Yang umum dan paling banyak digunakan untuk membuat produk yang sering kita lihat adalah Talk (talc powder).

4. Serat Kaca (Fiberglass Mat). Material ini berfungsi sebagai tulangan/perkuatan dan ikut membentuk resin menjadi bentuk hasil akhir yang diinginkan.

5. Material Tambahan. Bahan dalam kategori ini bisa berupa pigmen warna, bubuk mutiara, cobalt, dll.
6. Soda api atau bisa diganti deterjen bubuk.
7. Air bersih.

Alat Yang digunakan.
1. Wadah untuk menampung dan membuat adonan resin. Untuk hasil terbaik gunakan wadah dengan ukuran takaran.
2. Alat pengaduk (kayu, logam, dll)
3. Cetakan / molding
4. Kuas
5. Ember
6. Amplas berbagai ukuran untuk menghaluskan.

Langkah-langkah membuat:

1. Siapkan cetakan lebih dulu sebelum proses membuat patung/produk fiber dimulai. Bersihkan cetakan jangan sampai ada kotoran menempel dipermukaan cetakan. Apabila menggunakan cetakan dengan beberapa potongan, pastikan bagian sambungan sudah rapat.

2. Buat adonan resin dengan bahan isian dan katalis sesuai takaran. Mengenai takaran ini tidak ada aturan baku yang digunakan. Penggunaan material isian yang berbeda akan menghasilkan takaran yang berbeda juga. Perlu latihan berulang-ulang sampai anda menemukan takaran yang pas sesuai yang anda inginkan. Bisa 1:5 untuk batu, 1:4 untuk talk, dan sebagainya.
Mengenai pemakaian cairan katalis juga tidak ada aturan baku. Prinsipnya semakin banyak pemakaian katalis, proses pengeringan menjadi semakin cepat. Untuk acuan bisa digunakan 10cc untuk penggunakan 1 kg resin. Sebagai catatan pemakaian katalis akan sedikit berbeda ketika kita membuat produk resin bening.

3. Setelah adonan disiapkan, mulai tuangkan adonan ke dalam cetakan, pastikan semua permukaan terisi dengan adonan. Untuk produk masif dengan cara di isi penuh, sedangkan untuk produk berongga bisa digoyang-goyangkan dan dikuaskan pada seluruh permukaan cetakan.

4. Untuk membuat produk menjadi kuat, gunakan anyaman serat kaca atau fiberglass mat sebagai tulangan. Cara membuatnya dengan membuat 2 lapisan. Ketika lapisan pertama adonan sudah mengental namun belum kering, berikan fiber meth dengan cara diletakkan dan dicocok dengan kuas pada seluruh permukaan. Catatan, jangan sampai fiber meth menembus sampai permukaan cetakan supaya tidak terlihat ketika produk dikeluarkan dari cetakan. Kemudian tuang lagi dengan adonan untuk membuat lapisan kedua. Tunggu sampai kering.

5. Keluarkan produk resin yang sudah kering/keras dari cetakan, masukkan ke dalam ember yang sudah diberi air deterjen atau soda api. Rendam sampai semalam jika menggunakan deterjen dan sekitar 30 menit bila menggunakan soda api. Langkah ini untuk membuat lendir atau kotoran resin yang lengket menempel pada permukaan produk mudah dihilangkan. Setelah waktunya cukup, angkat dan keringkan.

6. Untuk menghilangkan kotoran sisa cetakan dan menghaluskan permukaan supaya siap dilakukan proses berikutnya, gunakan amplas berbagai ukuran. Lakukan 3 atau 4 kali tahap pengamplasan sesuai kebutuhan. Ukuran amplas yang biasa digunakan adalah 240, 450, 600, sampai dengan 1000.
7. Sampai disini, pembuatan produk resin sudah sampai tahap setengah jadi.
8. Pewarnaan produk resin bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama bisa dilakukan dengan cara menambahkan pigmen warna pada saat membuat adonan, dan kedua dengan cara dicat atau cara yang lain pada tahapan finishing.

9. Produk akhir resin bisa difinishing sesuai dengan keinginan. Bisa menggunakan cat duco, cat kuas biasa, electroplating, atau hanya cukup dislab untuk mengkilapkan saja.

Berikut beberapa foto yang bisa memudahkan anda memahami proses dan langkah membuat produk fiber resin. Sebagai catatan, foto-foto yang disajikan diambil dari berbagai kegiatan membuat beberapa produk, bukan dari proses awal membuat satu lane produk, jadi fotonya beragam. Yang terpenting, masih bisa digunakan untuk menjelaskan mengenai langkah dan proses pembuatan patung dan produk lainnya dari fiber glass resin.

Artikel cara membuat produk resin fiber ini boleh anda like, di-share atau anda bookmark apabila berguna bagi anda. Semoga bermanfaat.

Bahan dan alat yang digunakan membuat patung fiber resin
Bahan dan alat yang digunakan membuat patung fiber resin


Buat adonan resin dengan material isian dalam hal ini talk
Buat adonan resin dengan material isian dalam hal ini talk, aduk hingga rata bercampur

Tambahkan beberapa tetes katalis ke dalam adonan resin dan material isian talk
Tambahkan beberapa tetes katalis ke dalam adonan resin dan material isian (talk)

memasukan adonan resin ke dalam cetakan dengan cara dikuas
Masukkan adonan resin yang sudah diberi katalis ke dalam cetakan dengan cara dikuas, setelah itu tambahkan fiberglass mat untuk memperkuat atau sebagai tulangan. Tambahkan satu lapisan akhir.

resin dituang ke dalam cetakan
Masukkan adonan resin ke dalam cetakan bisa dengan cara dituang

rendam patung fiber ke dalam soda api atau air detejen
Rendam patung setelah dikeluarkan dari cetakan ke dalam cairan bubuk deterjen atau soda api 

Patung fiber resin setengah jadi
Patung fiber resin setengah jadi yang sudah diamplas dan siap difinishing (cat)

5 Pembuat Patung, Relief, Action Figure : April 2013 Contoh-contoh produk fiberglass resin dan cara pembuatannya  Cara membuat patung fiber resin pa...
< >